Senin, 29 Januari 2018

Resensi Novel Tangan Kelima, 1 Mobil, 4 Nama, 5 Misteri




Judul:                           Tangan Kelima, 1 Mobil, 4 Nama, 5 Misteri
Penulis:                        Christian Armanto
Penyunting:                 Muthia Esfand
Sampul:                       Nuruli Khotimah
Cetakan                       1, Mei 2013
Halaman                     366 hlm
Penerbit                      Visi Media

Sinopsis:
Berawal dari seorang pemuda bernama Rantau yang telah menyelesaikan studynya dijurusan Arkeologi, ia dinyatakan lulus disalah satu universitas yang ada di Jakarta. Setelah kelulusannya tersebut ia lebih banyak menghabiskan waktu dirumah sembari menunggu hasil dari banyaknya lamaran pekerjaan yang ia kirimkan. Petualangan Rantau baru akan dimulai ketika ibunya memberi tahu bahwa rumah mendiang ayahnya yang berada di Bandung telah terjual, dengan berat hati Rantau mengemasi seluruh isi yang ada dirumah mendiang ayahnya tersebut dengan mengajak sahabatnya Daan Mogot. Ketika mereka sedang sibuk mengemasi barang-barang untuk dipindahkan ia menemukan benda langka yang bertolak belaka dengan keseharian ayahnya selama masih hidup.
Sebuah mobil Mercedes Benz SL klasik berwarna merah ditemukan didalam gudang tua milik mendiang ayahnya. Pintu mobil yang tidak terkunci membuat rasa penasarannya semakin bertambah hingga dia menemukan sepasang sepatu hak tinggi wanita dan juga BPKB kendaraan tersebut yang tidak mencantumkan nama ayahnya sebagai salah satu pemilik. Karena penasarannya itulah yang membuatnya menelusuri sejarah mobil antik tersebut berdasarkan daftar pemilik pada BPKB.
Ia mulai melakukan pencarian dengan mengunjungi alamat dari tangan ke empat. banyak halangan dan rintangan terjadi ketika ia melakukan pencarian yang membuatnya harus melakukan penerbangan ke negara Hongkong demi mencari tau misteri yang ada pada mobil tersebut, belum lagi Daan yang mulai menunjukkan gelagat aneh dan ingin sesegera menjual mobil tersebut. Akankah Rantau dapat memecahkan misteri mobil merah?

Kelebihan:
Buku ini memiliki daya tarik tersendiri karena ceritanya yang membuat penasaran para pembaca, menjadikan para pembaca tertarik untuk membuka halaman demi halaman, ending pada cerita juga tidak mudah ditebak.
Kekurangan:
Hampir tidak ada kekurangan dalam novel ini, hanya saja sikap Rantau yang begitu mudah percaya pada orang yang baru dikenalnya sangat tidak cocok dengan karakternya.

Minggu, 28 Januari 2018

Resensi Novel Jatuh dan Cinta




Judul Buku:                         Jatuh dan Cinta
Penulis:                                Boy Candra
Penyunting:                          Dian Nitami
Penyelaras Akhir:                 Fenisa Zahra
Perancang Sampul:               Katalika Project
Ilustrasi Sampu:                    Bambang Nurdiansyah
Penata Letak:                        Didit Sasono
Penerbit:                                mediakita
Jumlah Halaman:                  244 hlm
Kategori:                               Nonfiksi
ISBN:                                    978-979-794-548-0

Sinopsis:
Ada banyak sekali hal yang tak bisa kuutarakan, maka kutuliskan saja. Semua perasaan yang tak tersampaikan, hal-hal yang mungkin terasa menyakitkan, perihal kamu dan dia yang rumit, atau catatan-catatan yang tak pernah ku kirim langsung untukmu, aku tulis dalam sedihku.
Semua perasaan itu akhirnya membuatku mengerti arti jatuh dan cinta. Aku-atau kamu-akan selalu punya alasan untuk kembali bangkit. Meski banyak perjalanan yang pernah terasa begitu sulit.
Maafkan jika beberapa hal dariku terasa menyakitkan. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa ada bagian yang terlalu sulit untuk dikatakan, tetapi harus tetap kukatakan. Sulit untuk kutolak, tetapi tetap harus kutolak. Sebab, aku harus tega membunuh semua perasaan yang hanya akan mempersulit bagian-bagian hidupku. Perasaan yang jika kuturuti tak juga baik untukmu.
Semoga kamu mengerti, bahwa tidak semua hal baik bisa dilalui dengan menyenangkan di dunia ini.
Kelebihan buku ini adalah penggunaan gaya bahasa ala boy candra yang dapat membuat pembaca tersentuh membaca kata demi kata disetiap halaman, hal ini menjadikan pembaca ikut larut dalam ceritanya dan tanpa sadar terus membaca tiap halaman. Kutipan puisi dalam tiap bab juga menjadi daya pikat tersendiri untuk buku ini.
Kekurangan buku ini adalah alur yang disajikan menggunakan alur campuran yang kadang membuat pembaca bingung.

Buku ini dapat dibaca oleh semua kalangan, karena menceritakan kisah yang biasanya terjadi dikehidupan nyata.

Basic English Grammer

Rumus Past Tense:
S+V2+O+Adv of time
Contoh:
I listened music yesterday

Rumus Past Continous Tense:
S+to be past+Ving+O+Adv of time
Contoh:
I was listening music yesterday

Rumus Past Perfect Tense:
S+had+V3+O+Adv of time
Contoh:
She had studied math at 8 o'clock

Rumus Past Perfect Continous Tense
S+had been+Ving+O+Adv of time
Contoh:
She had been listening music yesterday

Rumus Simple Present Tense
S+V1/es/s+O+Adv of time
Contoh:
She does study english at 7 o'clock

Rumus Present Continous Tense
S+to be+Ving+O+Adv of time
Contoh:
She is studying english at 7 o'clock

Rumus Future Tense
S+Shall/Will+V1+O+Adv of time
Contoh:
We shall go to the canteen tomorrow

Rumus Future Continous Tense
S+Shall/Will+Be+Present Participle(Ving)
Contoh:
We shan't be going to the canteen

Rumus Future Perfect Tense
S+Shall/Will+have+Past Participle(V3)
Contoh:
We Shall have gone to the canteen

Rumus Future Perfect Continous Tense
S+Shall/Will+have been+Present Participle(Ving)
Contoh:
We shall have been going to the canteen

Sabtu, 27 Januari 2018

Konsep AJP (Jurnal Penyesuaian)

1.       Beban dibayar dimuka
a.       Dicatat sebagai harta ( ... dibayar dimuka)
Beban ...                                                      Rp XXX
        ... Dibayar dimuka                                            RP XXX
b.      Dicatat sebagai beban (beban ...)
... Dibayar dimuka                                    Rp XXX
        Beban ...                                                              RP XXX

2.       Pendapatan diterima dimuka
a.       Dicatat sebagai hutang ( ... diterima dimuka)
... diterima dimuka                                  Rp XXX
        Pendapatan ...                                                  Rp XXX
b.      Dicatat sebagai pendapatan (Pendapatan ...)
Pendapatan ...                                          Rp XXX
        ... Diterima dimuka                                          Rp XXX

3.       Pendapatan yang masih harus diterima (piutang)
Piutang                                                                 Rp XXX
                Pendapatan                                                       Rp XXX

4.        Beban yang masih harus dibayar (utang)
Beban ...                                                              Rp XXX
                (utang) ... yang harus dibayar                     Rp XXX

5.       Penyusutan aktiva tetap (% x harta tetap)
Beban penyusutan ...                                     Rp XXX
                Akumulasi penyusutan                                  Rp XXX

6.       Perlengkapan (yang sudah terpakai)
Beban perlengkapan                                      Rp XXX
                Perlengkapan                                                    Rp XXX

7.       Perkiraan yang tidak bisa ditagih
Beban kerugian piutang                                                Rp XXX

                Piutang usaha                                                    Rp XXX

Penggolongan Akun

1.       Harta
Harta adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Harta Lancar adalah harta yang sangat mudah dijadikan uang. Beberapa macam harta lancar:
·         Kas adalah uang tunai
·         Surat-surat berharga adalah surat-surat yang diperjualbelikan (saham, obligasi, deposito)
·         Wesel tagih adalah piutang yang diperkuat dengan promes (perjanjian)
·         Piutang adalah tagihan pada pihak lain (tanpa perjanjian)
·         Persediaan barang dagang adalah barang yang digudang untuk dijual
·         Perlengkapan adalah barang yang habis dipakai setahun
·         Beban dibayar dimuka adalah biaya yang telah dibayar tetapi manfaat belum digunakan
b.      Harta Tetap adalah harta berwujud, contoh:
·         Tanah
·         Gedung
·         Mesin-mesin
·         Peralatan
·         Kendaraan

2.       Kewajiban atau utang
Kewajiban atau utang adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Utang lancar adalah utang yang dilunasi kurang dari satu tahun, contoh:
·         Wesel bayar: utang yang disertai promes
·         Utang usaha atau utang dagang: pembelian secara kredit
·         Beban yang masih harus dibayar: belum dibayar
·         Pendapatan diterima dimuka (seperti DP)
b.      Utang jangka panjang adalah pelunasan lebih dari satu tahun, contoh: utang bank, utang hipotik, utang obligasi

3.       Modal
Modal adalah harta milik perusahaan

4.       Pendapatan
Pendapatan adalah penghasilan perusahaan dibagi dalam 2 jenis yaitu:
·         Pendapatan usaha adalah pendapatan yang berhubungan dengan kegiatan usaha
·         Pendapatan diluar usaha adalah pendapatan yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha
5.       Beban
Beban adalah pengorbanan atau pengeluaran dibagi dalam 2 jenis, yaitu:
1.       Beban usaha adalah pengeluaran untuk kegiatan usaha
Contoh: beban gaji, beban listrik, beban air
2.       Beban diluar usaha adalah pengorbanan yang tidak langsung dengan kegiatan pokok usaha, contoh: beban bunga, beban pajak, beban asuransi1.       Harta
Harta adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Harta Lancar adalah harta yang sangat mudah dijadikan uang. Beberapa macam harta lancar:
·         Kas adalah uang tunai
·         Surat-surat berharga adalah surat-surat yang diperjualbelikan (saham, obligasi, deposito)
·         Wesel tagih adalah piutang yang diperkuat dengan promes (perjanjian)
·         Piutang adalah tagihan pada pihak lain (tanpa perjanjian)
·         Persediaan barang dagang adalah barang yang digudang untuk dijual
·         Perlengkapan adalah barang yang habis dipakai setahun
·         Beban dibayar dimuka adalah biaya yang telah dibayar tetapi manfaat belum digunakan
b.      Harta Tetap adalah harta berwujud, contoh:
·         Tanah
·         Gedung
·         Mesin-mesin
·         Peralatan
·         Kendaraan

2.       Kewajiban atau utang
Kewajiban atau utang adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Utang lancar adalah utang yang dilunasi kurang dari satu tahun, contoh:
·         Wesel bayar: utang yang disertai promes
·         Utang usaha atau utang dagang: pembelian secara kredit
·         Beban yang masih harus dibayar: belum dibayar
·         Pendapatan diterima dimuka (seperti DP)
b.      Utang jangka panjang adalah pelunasan lebih dari satu tahun, contoh: utang bank, utang hipotik, utang obligasi

3.       Modal
Modal adalah harta milik perusahaan

4.       Pendapatan
Pendapatan adalah penghasilan perusahaan dibagi dalam 2 jenis yaitu:
·         Pendapatan usaha adalah pendapatan yang berhubungan dengan kegiatan usaha
·         Pendapatan diluar usaha adalah pendapatan yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha
5.       Beban
Beban adalah pengorbanan atau pengeluaran dibagi dalam 2 jenis, yaitu:
1.       Beban usaha adalah pengeluaran untuk kegiatan usaha
Contoh: beban gaji, beban listrik, beban air
2.       Beban diluar usaha adalah pengorbanan yang tidak langsung dengan kegiatan pokok usaha, contoh: beban bunga, beban pajak, beban asuransi

Jumat, 26 Januari 2018

Rumus Excel


SUM (Jumlah Nilai)
=sum(number1; [number2]; ...)

AVERAGE (Rata-rata)
=average(number1; [number2]; ...)

MEDIAN (Nilai Tengah)
=median(number1; [number2]; ...)

COUNT (Jumlah Data)
=count(value1; value2; ...)

LEFT
=left(text; [num_chars])

RIGHT
=right(text; [num_chars])

MODE
=mode(number1; [number2]; ...)

MAX (Maksimum)
=max(number1; [number2]; ...)

MIN (Minimum)
=min(number1; [number2]; ...

MID
=mid(text; start_num; num_chars)

IF (Logika)
=if(logical_test; [value_if_true]; [value_if_false])
umlah Nilai)

=sum(number1; [number2]; ...)

AVERAGE (Rata-rata)
=average(number1; [number2]; ...)

MEDIAN (Nilai Tengah)
=median(number1; [number2]; ...)

COUNT (Jumlah Data)
=count(value1; value2; ...)

LEFT
=left(text; [num_chars])

RIGHT
=right(text; [num_chars])

MODE
=mode(number1; [number2]; ...)

MAX (Maksimum)
=max(number1; [number2]; ...)

MIN (Minimum)
=min(number1; [number2]; ...

MID
=mid(text; start_num; num_chars)

IF (Logika)
=if(logical_test; [value_if_true]; [value_if_false])