Senin, 04 Desember 2017

Minggu, 05 November 2017

Uang

A.    Pengertian uang
Pengertian uang dibagi menjadi dua. Yaitu pengertian dalam ilmu ekonomi tradisional dan modern.
·        Pengertian uang dalam ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang diterima secara umum. Alat tukar ini bisa berupa apapun yang diterima orang dalam masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Uang seperti ini disebut juga uang barang.
·        Sedangkan dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya bahkan untuk pembayaran hutang. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.
B.     Fungsi uang
Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.
1.     Fungsi Asli
Fungsi asli uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.
·        Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang
·        Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga  barang/jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.
·        Selain itu uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa pada masa mendatang.
2.     Fungsi Turunan
Fungsi turunan antara lain:
·        Uang sebagai alat pembayaran yang sah. Kebutuhan manusia akan barang dan jasa yang semakin bertambah dan beragam tidak dapat dipenuhi melalui cara tukar0menukar atau barter. Guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang, yaitu uang.
·        Uang sebagai alat pembayaran utang
Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang.
·        Uang sebagai alat penimbun kekayaan. Sebagian orang biasanya tidak menghabiskan semua uang yang dimilikinya untuk keperluan konsumsi. Ada sebagian uang yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan pada masa datang.
·        Uang sebagai alat pemindah kekayaan. Seseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannya yang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. Ditempat yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumah yang lama.
·        Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi. Apabila nilai uang stabil orang lebih bergairah dalam melakukan investasi. Dengan adanya kegiatan investasi, kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.
C.     Jenis Uang
Jenis uang ada 2 yaitu uang kartal dan uang giral.
·        Uang kartal adalah alat tukar resmi suatu negara
Contoh: Uang kertas, uang logam
·        Uang giral adalah surat berharga yang diperlakukan fungsinya seperti uang kartal
Contoh: Cek, bilyet giro, aksep, promes, credit card, debet card
D.    Nilai Uang
·        Nilai Intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.
·        Nilai Nominal yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00)
E.     Pemeriksaan Keuangan
a.     Tanpa alat
·        Dilihat: uang asli berwarna cerah
·        Diraba: uang asli terasa kasap dan bergelombang
·        Diterawang: uang asli ada tanda air berupa gambar pahlawan
b.     Menggunakan alat
·        Uang asli dibawah ultra violet akan menampakkan tanda bintik-bintik bercahaya
·        Uang asli dibawah ultra violet nomor seri yang berwarna hitam akan berubah menjadi hijau kekuning-kuningan
·        Uang asli dibawah ultra violet untuk pecahan 5000 keatas ada nominal bercahaya sesuai nominalnya

Resensi Novel Critical Eleven



Judul                    : Critical Eleven
Penulis                 : Ika Natassa
Penerbit               : PT Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit        : 2015
Cetakan               : Cetakan kesepuluh, Februari 2016
Tebal Buku          : 344 halaman
ISBN                   :978-602-03-1892-9

Sinopsis:
Ale dan Anya dua tokoh utama yang dipertemukan dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Karena pertemuan tidak sengaja itu entah mengapa mereka menjadi dekat hingga memutuskan untuk saling melengkapi satu sama lain. Namun tak disangka masalah muncul dikehidupan mereka, rumah tangga yang awalnya baik-baik saja kini berantakan. Akankah rumah tangga mereka kembali seperti semula? Atau malah sebaliknya. Kelebihan dari buku ini adalah sang penulis menggunakan dua sudut pandang dari Anya dan Ale, sehingga pembaca dapat mengerti perasaan kedua tokoh utama. Alur maju dan mundur yang digunaka oleh Ika Natassa juga tidak membuat bingung pembaca. Bahasa yang digunakan dapat dipahami oleh pembaca, hanya saja kebanyakan kalimat dalam bahasa inggris membuat pembaca yang tidak mahir berbahasa inggris agak kesulitan untuk mencerna.