Sabtu, 27 Januari 2018

Penggolongan Akun

1.       Harta
Harta adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Harta Lancar adalah harta yang sangat mudah dijadikan uang. Beberapa macam harta lancar:
·         Kas adalah uang tunai
·         Surat-surat berharga adalah surat-surat yang diperjualbelikan (saham, obligasi, deposito)
·         Wesel tagih adalah piutang yang diperkuat dengan promes (perjanjian)
·         Piutang adalah tagihan pada pihak lain (tanpa perjanjian)
·         Persediaan barang dagang adalah barang yang digudang untuk dijual
·         Perlengkapan adalah barang yang habis dipakai setahun
·         Beban dibayar dimuka adalah biaya yang telah dibayar tetapi manfaat belum digunakan
b.      Harta Tetap adalah harta berwujud, contoh:
·         Tanah
·         Gedung
·         Mesin-mesin
·         Peralatan
·         Kendaraan

2.       Kewajiban atau utang
Kewajiban atau utang adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Utang lancar adalah utang yang dilunasi kurang dari satu tahun, contoh:
·         Wesel bayar: utang yang disertai promes
·         Utang usaha atau utang dagang: pembelian secara kredit
·         Beban yang masih harus dibayar: belum dibayar
·         Pendapatan diterima dimuka (seperti DP)
b.      Utang jangka panjang adalah pelunasan lebih dari satu tahun, contoh: utang bank, utang hipotik, utang obligasi

3.       Modal
Modal adalah harta milik perusahaan

4.       Pendapatan
Pendapatan adalah penghasilan perusahaan dibagi dalam 2 jenis yaitu:
·         Pendapatan usaha adalah pendapatan yang berhubungan dengan kegiatan usaha
·         Pendapatan diluar usaha adalah pendapatan yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha
5.       Beban
Beban adalah pengorbanan atau pengeluaran dibagi dalam 2 jenis, yaitu:
1.       Beban usaha adalah pengeluaran untuk kegiatan usaha
Contoh: beban gaji, beban listrik, beban air
2.       Beban diluar usaha adalah pengorbanan yang tidak langsung dengan kegiatan pokok usaha, contoh: beban bunga, beban pajak, beban asuransi1.       Harta
Harta adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Harta Lancar adalah harta yang sangat mudah dijadikan uang. Beberapa macam harta lancar:
·         Kas adalah uang tunai
·         Surat-surat berharga adalah surat-surat yang diperjualbelikan (saham, obligasi, deposito)
·         Wesel tagih adalah piutang yang diperkuat dengan promes (perjanjian)
·         Piutang adalah tagihan pada pihak lain (tanpa perjanjian)
·         Persediaan barang dagang adalah barang yang digudang untuk dijual
·         Perlengkapan adalah barang yang habis dipakai setahun
·         Beban dibayar dimuka adalah biaya yang telah dibayar tetapi manfaat belum digunakan
b.      Harta Tetap adalah harta berwujud, contoh:
·         Tanah
·         Gedung
·         Mesin-mesin
·         Peralatan
·         Kendaraan

2.       Kewajiban atau utang
Kewajiban atau utang adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan. Dibagi dalam 2 jenis yaitu:
a.       Utang lancar adalah utang yang dilunasi kurang dari satu tahun, contoh:
·         Wesel bayar: utang yang disertai promes
·         Utang usaha atau utang dagang: pembelian secara kredit
·         Beban yang masih harus dibayar: belum dibayar
·         Pendapatan diterima dimuka (seperti DP)
b.      Utang jangka panjang adalah pelunasan lebih dari satu tahun, contoh: utang bank, utang hipotik, utang obligasi

3.       Modal
Modal adalah harta milik perusahaan

4.       Pendapatan
Pendapatan adalah penghasilan perusahaan dibagi dalam 2 jenis yaitu:
·         Pendapatan usaha adalah pendapatan yang berhubungan dengan kegiatan usaha
·         Pendapatan diluar usaha adalah pendapatan yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha
5.       Beban
Beban adalah pengorbanan atau pengeluaran dibagi dalam 2 jenis, yaitu:
1.       Beban usaha adalah pengeluaran untuk kegiatan usaha
Contoh: beban gaji, beban listrik, beban air
2.       Beban diluar usaha adalah pengorbanan yang tidak langsung dengan kegiatan pokok usaha, contoh: beban bunga, beban pajak, beban asuransi

0 komentar:

Posting Komentar